Apa yang Dimaksud Dengan Hidrosfer

Tahukah anda Apa yang dimaksud dengan Hidrosfer ?, jika Anda melihat Bumi dari luar angkasa, satu hal yang jelas: Bumi berwarna biru. Air terdapat dimana-mana. Sekitar 71 persen dari Bumi tertutup air. Air bisa kita jumpai terdapat di sungai, danau, sungai, dan samudra. Air disimpan di bawah tanah seperti air tanah. Beberapa air terjebak dalam es. Air bahkan dapat dijumpai di atmosfer kita berupa uap air. Nah seluruh air yang ditemukan di Bumi dinamakan dengan hidrosfer .

Berapa banyak air yang menurut Anda ada di Bumi? sukar sekali mengetahui berapa banyak air yang ditemukan di planet kita. Bayangkan mengumpulkan seluruh air di atmosfer, laut, sungai, sungai, air tanah, dan terjebak dalam es. Kalau Anda menarush seluruh air ini ke dalam kotak raksasa, panjangnya kira-kira 692 mil, lebar 692 mil, dan tingginya 692 mil. Untuk menempatkan ini dalam perspektif, 692 mil merupakan tentang jarak dari New York City ke Charleston di South Carolina.

Kotak ini bakal menyimpan sejumlah besar air; 332,5 juta mil kubik ukurannya tepatnya. Hanya 1 mil kubik air sama dengan sekitar 1 triliun galon air. Nah, merupakan air yang banyak! Dari air ini, sekitar 97 persen dari seluruh air di Bumi adalah air asin laut. Sisanya 3 persen air yaitu air tawar yang dijumpai di es, sungai, dan bawah tanah, dengan sebagian besar air tawar bumi tersimpan dalam es. Air tawar begitu sedikit tersedia untuk keperluan manusia semisal air minum dan irigasi.

Semua air di Bumi terhubung. Air tak tinggal di satu tempat, ia bergerak. Air terus bergerak. Ini dinamakan siklus hidrologi, juga populer sebagai siklus air. Terdapat berbagai tahap yang dijalani oleh air sewatu bergerak di siklus air. Mari menelusuri perjalanan tetesan air ketika melintasi bumi. Bayangkan air ini awalnya duduk di laut. Matahari merupakan kekuatan pendorong di balik keseluruhan siklus air. Matahari menyebabkannya menghangat dan menguap. Kalau air naik di atmosfer berupa uap air, itu dinamakan dengan penguapan. Tetesan air akhirnya mengembun, membantu membentuk awan. Tahap siklus air ini dinamakan kondensasi.

Apa yang Dimaksud Dengan Hidrosfer

Angin menjadikan awan bergerak ke arah daratan dan tetesan air mulai mendingin. Ketika mendingin, ia berpindah ke keadaan cair. Cairan lebih berbobot dibandingkan uap air dan jatuh ke tanah sebagai curah hujan. Tanah bertindak sebagaimana spons yang melakukan penyerapan beberapa air; Ini dinamakan dengan infiltrasi. Air yang disusupi ini seterusnya tersedia untuk akar tanaman yang haus. Tanaman tentunya memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Usai mereka menggunakannya, pada akhirnya dilepaskannya kembali ke atmosfir berupa uap air. Pelepasan uap air oleh tanaman ini dinamakan dengam transpirasi. Tidak seluruh air yang direndam ke tanah ditelan oleh tanaman. Beberapa air bergerak lebih dalam ke tanah membentuk meja air tanah. Perlahan, air tanah merembes keluar dari tanah dalam bentuk mata air dan menjadikan sungai.

Beberapa presipitasi tidak meresap ke dalam tanah. Beberapa di antaranya mungkin saja berguling dari permukaan dan bekerja menuruni bukit ke sungai terdekat. Ini dinamakan dengan limpasan permukaan. Begitu air sampai ke sungai terus perjalanan dan akhirnya bikin jalan kembali ke laut. Siklus ini terus berlanjut terus menerus. Air baru tidak tercipta di hidrosfer. Dalam pelajaran ini, Anda mengetahui bahwa semua air di Bumi membentuk hidrosfer. Air di Bumi terhubung dan bergerak mengelilingi Bumi melalui siklus hidrologi, atau siklus air. Berbagai tahap siklus air meliputi penguapan, kondensasi, pengendapan, infiltrasi, dan transpirasi.

Apa yang Dimaksud dengan Hidrosfer

Hidrosfer yaitu lapisan air yang ada di permukaan bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata hidro yang mana artinya air dan sphere yang mana artinya lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara. Siklus hidrologi, atau siklus air meliputi penguapan, kondensasi, pengendapan, infiltrasi, dan transpirasi.