Bagaimanakah Cara Mengatasi Ledakan Penduduk

Advertisement

Jumpa kali ini kita kan ketahui bagaimanakah cara mengatasi ledakan penduduk. Ledakan penduduk adalah masalah besar di negara berkembang. Beberapa orang menderita masalah yang dihasilkan oleh Ledakan Populasi. Pertama, dalam masalah ini adalah pengangguran, dan kemiskinan. Ledakan Populasi merujuk pada peningkatan jumlah penduduk yang besar dan mendadak di antara manusia.

Penyebab Ledakan Penduduk diantaranya: Pertama, meningkatnya angka kelahiran. Di India, ada Ledakan Populasi yang meningkat dari hari ke hari. Sebagian besar orang tidak memiliki pengetahuan tentang mengontrol pengiriman. Tingkat kelahiran meningkat karena kurangnya kesadaran. Kedua, Menurunnya angka kematian bayi. Karena usia sains dan teknologi, beberapa orang mendapatkan fasilitas yang tepat untuk peningkatan kesehatan yang baik dan perawatan medis terbaik. Karena ilmu pengetahuan, ada penggunaan obat pencegahan yang ekstensif, yang dapat mengurangi tingkat kematian bayi.

Sementara pengaruh ledakan populasi ini akan berdampak pada, antara lain: Pertama, Pengangguran. Karena negara-negara berkembang, pengangguran juga meningkat dari hari ke hari. Ini adalah alasan utama untuk mendukung ekonomi negara-negara. Jutaan orang menganggur di India. Mereka tidak mendapatkan pekerjaan setelah mencari di mana-mana.

Kedua, Populasi besar. Seperti halnya di India, terdapat jumlah Penduduk yang besar dan juga semakin bertambah dari hari ke hari. Membuat suatu daerah menjadi lebih padat penduduknya dan menjadi tak nyaman untuk tinggal. Ini juga merupakan ancaman bagi lingkungan. Ketiga, Kemiskinan. Kemiskinan adalah alasan utama Ledakan Penduduk.

Bagaimanakah Cara Mengatasi Ledakan Penduduk

 

Keempat, Kondisi kesehatan. Orang-orang mendapatkan status kesehatan yang rendah, ketika mereka tidak memiliki makanan dan gizi yang cukup. Kelima, Polusi dan Pemanasan Global. Polusi dan pemanasan global paling efektif untuk Ledakan Populasi. Banyak Penduduk menciptakan tekanan di bumi. Ada timbul tuntutan yang berlebihan untuk produk jadi yang mengarah ke overindustrialisasi dan pemanfaatan sumber daya secara berlebihan.

Bagi banyak pasangan, persalinan adalah peristiwa yang menyenangkan, tetapi banyak negara dan pemerintah daerah dan ahli populasi PBB khawatir karena dunia sedang mengalami krisis ledakan penduduk. Selain menimbulkan ancaman serius terhadap ekologi bumi, juga punya dampak besar. Para ahli menunjukkan bahwa jika populasi dunia mempertahankan laju pertumbuhan saat ini, pada tahun 2050, populasi global akan kian alami peningkatan menjadi 8,9 miliar, yang merupakan peningkatan yang mengkhawatirkan. Dari awal abad ke-20 sampai sekarang, populasi global telah alami peningkatan tiga kali lipat, tetapi kenyataannya sejak tahun 1960, populasi global alami peningkatan dua kali lipat, menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk meningkat pada tingkat yang lebih cepat.

Para ahli mengatakan bahwa semakin banyak orang di dunia akan menyebabkan serangkaian masalah. Kekurangan pangan adalah salah satu gangguan utama, para ahli masih belum bisa memikirkan cara yang layak untuk memberi makan semua orang di dunia. Dalam hal kehilangan hasil panen, kemungkinan besar menyebabkan kelaparan yang meluas. Bahkan dengan makanan, orang yang kekurangan gizi pasti akan meningkat secara signifikan.

Dapat diprediksi bahwa ketika kepentingan konflik orang, kontradiksi antar negara atau wilayah juga akan meningkat. Memungkinkan untuk kita semua khawatir bahwa dalam beberapa dekade, perang akan lebih sering daripada sekarang, dan manusia tidak akan dapat melarikan diri. Peningkatan populasi secara alami menyebabkan lingkungan alam memburuk, dan ketidakseimbangan ekologis akan menjadi lebih serius. Kian lama tanaman beracun dilautan, semakin banyak mereka menyerap oksigen dalam air laut, yang akan menyebabkan ikan mati dalam jumlah besar, dan korban akan selalu menjadi manusia. Untuk mencegah ledakan penduduk, negara Indonesia mengadakan program, antara lain:

Cara Mengatasi Ledakan Penduduk

  1. Program transmigrasi penduduk ke wilayah yang sedikit penduduknya
  2. Meberlakukan program KB
  3. Mengembangkan lembaga pendidikan untuk mencegah pernikahan dini
  4. Sosialisasi
  5. Mengadakan program TKI dari pemerintah
Advertisement