Berikan Contoh Ancaman Dalam Bidang Ideologi

Kali ini kita akan berikan berikan Contoh ancaman dalam bidang Ideologi. Jawaban akan kami tuliskan dibawah. Sebuah ideologi adalah seperangkat keyakinan yang mempengaruhi pandangan kita tentang dunia. Ideologi kami adalah kumpulan nilai dan perasaan kami yang paling dekat, dan bertindak sebagai filter di mana kami melihat segalanya dan semua orang.

Kenyataannya, kepercayaan ini sering begitu dekat dengan kita sehingga kita tidak menyadari bahwa mereka ada di sana. Kami hanya berpikir bahwa keyakinan kami adalah alami dan jelas benar. Agama adalah salah satu jenis ideologi, dan keyakinan agama mempengaruhi pandangan seseorang. Ideologi adalah lensa yang melaluinya seseorang melihat dunia. Dalam sosiologi, ideologi secara luas dipahami sebagai mengacu pada pandangan dunia yang dimiliki seseorang yaitu total total budaya, nilai, keyakinan, asumsi, akal sehat, dan harapan mereka sendiri dan orang lain.

Ideologi memberikan identitas dalam masyarakat, dalam kelompok, dan dalam kaitannya dengan orang lain. Itu membentuk pikiran, tindakan, interaksi, dan apa yang terjadi dalam hidup kita dan masyarakat luas. Ini adalah konsep yang sangat penting dalam sosiologi dan aspek inti dari apa yang dipelajari sosiolog karena ia memainkan peran yang mendasar dan kuat dalam membentuk kehidupan sosial, bagaimana masyarakat, secara keseluruhan, diatur, dan bagaimana fungsinya. Ideologi secara langsung berkaitan dengan struktur sosial, sistem produksi ekonomi, dan struktur politik. Keduanya muncul dari hal-hal ini dan membentuknya.

Karakteristik Ideologi. Ideologi dapat sangat bervariasi dalam beberapa cara berikut: Kompleksitas: Beberapa ideologi sangat sederhana, sedangkan yang lain, seperti Marxisme, cukup terperinci. Contoh: “Jangan percaya siapa pun di atas 30!” Adalah ideologi sederhana yang dipegang oleh banyak anak muda Amerika di tahun 1960-an. Konsistensi: Terkadang ide-ide yang merupakan ideologi tunggal bertentangan satu sama lain. Demikian pula, terkadang pandangan seseorang bergeser secara signifikan dari waktu ke waktu. Contoh: Benito Mussolini, ayah dari fasisme Italia, adalah seorang komunis ketika dia lebih muda. Fakta bahwa fasisme sangat anti-komunis sepertinya tidak pernah mengganggunya. Fleksibilitas: Beberapa ideologi yang rumit, seperti beberapa keyakinan agama, memungkinkan hampir tidak ada ruang gerak dan memiliki jawaban atas semua pertanyaan. Ideologi lain memiliki banyak fleksibilitas.

Berikan Contoh Ancaman Dalam Bidang Ideologi

Konsep ideologi itu sendiri sebenarnya bersifat umum dan tidak terikat pada satu cara berpikir tertentu. Dalam pengertian ini, sosiolog mendefinisikan ideologi secara umum sebagai pandangan dunia seseorang dan mengakui bahwa ada berbagai ideologi yang bersaing dan beroperasi dalam masyarakat pada waktu tertentu, beberapa lebih dominan daripada yang lain. Dengan cara ini, ideologi dapat didefinisikan sebagai lensa yang melaluinya seseorang melihat dunia, melalui mana seseorang memahami posisinya sendiri di dunia, hubungan mereka dengan orang lain, serta tujuan individu mereka, peran, dan jalan dalam kehidupan. Ideologi juga dipahami untuk melakukan fungsi membingkai bagaimana seseorang melihat dunia dan menafsirkan peristiwa dan pengalaman, dalam arti bahwa bingkai menangkap dan memusatkan hal-hal tertentu dan mengecualikan orang lain dari pandangan dan pertimbangan.

Akhirnya, ideologi menentukan bagaimana kita memahami sesuatu. Ini memberikan pandangan yang teratur tentang dunia, tempat kita di dalamnya, dan hubungan dengan orang lain. Karena itu, sangat penting bagi pengalaman manusia, dan biasanya sesuatu yang dipegang dan dipertahankan oleh orang, apakah mereka sadar atau tidak melakukannya. Dan, ketika ideologi muncul dari struktur sosial dan tatanan sosial, secara umum ekspresif dari kepentingan sosial yang didukung oleh keduanya.

Contoh ancaman di bidang Ideologi

Dari luar negeri

  1. Maraknya berbagai kebudayaan dan paham baru dari luar negeri (paham komunisme dan liberalisme)
  2. Adanya campur tangan politik dari badan badan asing didalam negeri
  3. Maraknya media propaganda asing
  4. Adu domba yang dilakukan pihak asing
  5. Pemberlakuan aturan aturan tertentu yang dilakukan oleh pihak asing yang merugikan negara lain

Dari dalam negeri

  1. Munculnya paham paham radikal dan ekstremis dalam negeri
  2. Munculnya berbagai aliran sesat diIndonesia
  3. Sikap apatis terhadap pemerintah
  4. Sikap mau menang sendiri dalam masyarakat suatu negara
  5. Kurangnya kecintaan terhadap produk dalam negeri