Hewan Apa Saja yang Terdapat di Hutan Hujan Tropis

Berjumpa kembali, kali ini akan disajikan hewan apa saja yang terdapat di hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis meyuguhkan kondisi yang menantang untuk para hewan yang punya rumah di sana. Dari hutan hujan Amazon di AS hingga hutan hujan Australia yang subur dan Asia Tenggara hingga ke hutan di daratan Afrika dan Madagaskar, Bumi kita ini ialah tempat untuk sejumlah hutan hujan tropis yang luar biasa : hutan basah dan hangat yang tak kantongi musim kemarau. Di Samping itu, hutan hujan tropis sering disinari oleh sang surya sepanjang tahun, berkat kedekatannya dengan ekuator bumi. Dengan seluruh kelembaban dan energi dari sang surya, ledakan keanekaragaman hayati , kelimpahan makhluk hidup yang tak sama, terdapat di dalam ekosistem unik ini.

Walaupun hutan hujan tropis cuma mencakup sekitar 7 persen permukaan bumi, hutan hujan ini ialah rumah untuk sekitar 50 persen spesies di Bumi – tumbuhan, hewan, dan segala sesuatu di antaranya. Bagaimana hewan, dari serangga hingga cacing menjadi vertebrata (hewan dengan tulang punggung) beradaptasi dengan lingkungan yang begitu beragam ini? Dengan keragaman yang begitu banyak, hewan kerap menemukan persaingan untuk mengambil sumber daya semisal makanan dan tempat berlindung, dan sejumlah hewan mesti bisa pertahankan diri dari serangan berbahaya atau pemangsa. Mari kita lihat sejumlah adaptasi binatang utama yang bermunculan di hutan hujan tropis dunia.

Dalam lingkungan ekologis yang bergejolak dan kompetitif semisal hutan hujan tropis, hewan butuh untuk adaptas dalam rangka bertahan hidup. Untuk mengerjakan hal ini, populasi hewan mengembangkan adaptasi fisiologis atau perilaku sepanjang sejumlah generasi. Mereka yang punya adaptasi yang menguntungkan cenderung bertahan dan meneruskan gen mereka ke generasi baru. Sejumlah contoh adaptasi hewan di hutan hujan tropis di dunia yaitu kamuflase, waktu di mana mereka aktif, meracuni dan penghalang lainnya, dan saling ketergantungan pada spesies lain. Kita bakal mengeksplorasi sejumlah contoh dari masing-masing, tetapi harus diingat kalau terdapat banyak contoh adaptasi semacam ini di lingkungan yang beragam.

Kamuflase yaitu kekuasaan untuk untuk berbaur dengan lingkungan sekitar untuk menghindari deteksi. Banyak hewan hutan hujan yang tersamar, semisal serangga tongkat yang tampak semisal cabang pohon dan kelopak bunga berlapis hijau yang bergerak lambat yang menggantung dari pepohonan dan berbaur dengan lingkungannya, memakai kamuflase supaya bisa hindari para pemangsa. Tetapi, hewan lain memakai kamuflase untuk menyembunyikan diri ketika mereka berburu. Jaguar, kucing Amerika yang besar, terkenal dengan mantel hitam mereka. Bintik-bintik ini meniru sinar matahari yang tembus cahaya lewat daun pohon hutan hujan, memberi jaguar penyamaran sempurna ketika ia menguntit mangsanya. Banyak hewan di hutan hujan tropis di dunia sudah menyesuaikan diri dengan mode kehidupan malam atau siang hari supaya bisa bertahan.

Hewan Apa Saja yang Terdapat di Hutan Hujan Tropis

Adaptasi lainnya yaitu racun. Kodok panah beracun ini populer dengan warna cerahnya, tetapi di dunia binatang, warna-warna cerah yang mencolok berarti bahaya. Racun dan warna-warna cerah memperingatkan predator mengenai bahaya makan anggota keluarga katak ini. Banyak anggota keluarga katak ini mengeluarkan racun alkaloid yang kuat, yang serupa dengan morfin obat medis dalam pengaruhnya. Yang paling mematikan dari katak panah ini yaitu kodok racun emas, Phyllobates terribilis, yang kantongi cukup racun untuk membunuh sejumlah manusia. Menarik untuk dicatat bahwa kodok ini betul betul mendapatkan kulit beracun mereka dari menyerap bahan kimia dari sejumlah hewan yang mereka memangsa, semisal semut, tungau, dan kaki seribu. Sejumlah katak dalam keluarga ini, bagaimanapun, sebenarnya tidak beracun, tetapi sudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan menirukan penampilan katak beracun.

Hewan juga bergantung pada hewan lain di ekosistem hutan hujan tropis. Misalnya, beberapa spesies ulat mengeluarkan zat kimia manis yang memberi makan spesies semut tropis dan, sebagai gantinya, semut ini akan sangat melindungi ulat dari predator. Jenis hubungan dimana kedua hewan mendapat manfaat satu sama lain dikenal sebagai mutualisme.

Hutan hujan tropis adalah hutan yang basah dan hangat tanpa musim kering dan sejumlah besar keanekaragaman hayati. Banyak hewan hidup berdampingan di hutan hujan dunia, dari serangga dan invertebrata lainnya, hingga vertebrata. Hewan-hewan ini sudah mengembangkan banyak adaptasi untuk membantu mereka bertahan dalam persaingan biologis yang intens untuk bertahan di hutan hujan tropis.

Artikel Terkait

Jelaskan Proses Pernapasan Pada Ikan
Jelaskan Pengertian Sistem Ekskresi dan Contohnya
Jelaskan Pengertian Sikap Relativisme Budaya
Faktor Apa Saja yang Mempengaruhi Pelapukan

Hewan yang Terdapat di Hutan Tropis

  1. Jaguar : kucing terbesar yang menghuni Amerika dan terbesar ketiga di dunia selain harimau dan singa.
  2. Okapi : seperti persilangan antara zebra dan antelop, dan bahkan hampir menyerupai unicorn
  3. Amazon River dolphin atau Boto : Lumba-lumba yang hidup di sungai Amazon dan Orinoco.
  4. Glass Frog : Ini Katak kaca, ditemukan di seluruh hutan hujan di Amerika Tengah dan Selatan.
  5. Kasuari : di hutan hujan New Guinea dan Australia Northeastern.
  6. Monyet kecil (Marmoset) : monyet terkecil di dunia berasal dari hutan hujan di Amerika Selatan.
  7. Beruang madu : beruang terkecil di dunia ini mendiami hutan hujan tropis di Asia Tenggara.
  8. Anaconda : spesies ular terbesar ditemukan di hutan hujan dan dataran banjir dari Amerika Selatan.
  9. Siamang : kera hitam berbulu asli hutan Asia Tenggara.
  10. Mata Mata : jenis spesies penyu yang paling tidak biasa di dunia. Mereka ditemukan di hutan hujan Amazon dan cekungan Orinoco.