Jelaskan Mengapa Setiap Orang Memiliki Keinginan Untuk Berprestasi

Jumpa kali akan di jelaskan mengapa setiap orang memiliki keinginan untuk berprestasi. Kita tahu, semua kesuksesan, semua prestasi itu bermakna, dan semua kisah sukses diawali dengan keinginan. Jika Anda memiliki cukup keinginan untuk sukses, tidak ada yang bisa menghentikan Anda untuk menjadi pemenang, pemimpin, atau pemain berkinerja tinggi. Keinginan adalah kualitas internal yang membakar yang mendorong dan memberdayakan Anda untuk menghadapi tantangan hidup dan memaksa Anda untuk memenuhi tujuan yang lebih besar dari diri Anda sendiri.

Kebutuhan akan prestasi mengacu pada keinginan individu untuk pencapaian yang signifikan, menguasai keterampilan, kontrol, atau standar tinggi. Sifat kepribadian ini ditandai oleh perhatian yang terus-menerus dan konsisten dengan menetapkan dan memenuhi standar pencapaian yang tinggi. Kebutuhan ini dipengaruhi oleh dorongan internal untuk bertindak (motivasi intrinsik), dan tekanan yang diberikan oleh harapan orang lain (motivasi ekstrinsik). Diukur dengan tes apresiasi tematik (TAT), kebutuhan akan prestasi memotivasi seseorang untuk sukses dalam kompetisi, dan unggul dalam aktivitas yang penting baginya.

Kebutuhan akan prestasi terkait dengan sulitnya tugas yang orang pilih untuk dilakukan. Mereka yang memiliki kebutuhuan rendah dapat memilih tugas yang sangat mudah, untuk meminimalkan risiko kegagalan, atau tugas yang sangat sulit, sehingga kegagalan tidak akan memalukan. Mereka yang memiliki kebutuhan akan prestasi yang tinggi cenderung memilih tugas yang cukup sulit, merasa bahwa mereka tertantang, namun dalam jangkauan.

Orang-orang yang tinggi kebutuhan akan prestasi dicirikan oleh kecenderungan untuk mencari tantangan dan tingkat kemandirian yang tinggi. Hadiah mereka yang paling memuaskan adalah pengakuan atas prestasi mereka. Adapun hal hal yang mendorong keinginan untuk berprestasi, antara lain ; Orangtua yang mendorong kemandirian di masa kanak-kanak. Pujian dan penghargaan atas kesuksesan. Keterkaitan prestasi dengan perasaan positif. Perhimpunan prestasi dengan kompetensi dan usaha sendiri, bukan keberuntungan. Keinginan untuk menjadi efektif atau tertantang. Kekuatan Intrapersonal. Kemampuan Menetapkan Tujuan.

Jelaskan Mengapa Setiap Orang Memiliki Keinginan Untuk Berprestasi

Kebutuhan akan prestasi akan berjalan dengan cara yang sangat perhitungan. Seseorang akan mengambil tugas mudah kecil yang mereka tahu bisa di capai dan diberi ucapan selamat, atau mereka akan menerima tugas yang sangat menantang dengan mengambil resikonya. Telah ditemukan bahwa karyawan yang termotivasi oleh kebutuhan akan prestasi biasanya lebih merupakan pengambil risiko dalam organisasi. Mereka juga karyawan yang ingin terus ditantang untuk belajar hal baru. Orang-orang ini cenderung menjadi sangat asyik dalam pekerjaan mereka. Inilah sebabnya mengapa mereka membutuhkan pengakuan saat sebuah tugas selesai.

Beberapa alasan lainnya mengapa setiap orang menginginkan prestasi, antara lain; Prestasi lebih penting daripada pahala material atau finansial. Mencapai tujuan atau tugas memberikan kepuasan pribadi lebih besar daripada menerima pujian atau pengakuan. Imbalan finansial dianggap sebagai ukuran keberhasilan, namun bukan tujuan itu sendiri. Keamanan bukanlah motivator utama, juga bukan status. Umpan balik sangat penting, karena memungkinkan pengukuran keberhasilan, bukan karena alasan pujian atau pengakuan (implikasinya di sini adalah bahwa umpan balik harus dapat diandalkan, dapat dihitung dan faktual). Orang-orang termotivasi berprestasi terus-menerus untuk mencari perbaikan dan sebagai cara untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik.

Artikel Terkait

Sebutkan 10 Contoh Perilaku Jujur di Sekolah
sebutkan faktor pendukung dan penghambat kerukunan antar umat beragama
mengapa kita harus saling tolong menolong
Sebutkan Beberapa Fungsi Telinga

Mengapa Harus Memiliki Keinginan Berprestasi

  1. Manusia punya kecenderungan untuk meraih kesuksesan dengan cara menggapai apa yang menjadi tujuan akhir yang diinginkan.
  2. Manusia terdorong berprestasi sebab ia terlibat dalam tugas atau kompetisi.
  3. Manusia terdorong berprestasi sebab ia tertantang mengatasi seluruh rintangan menyelesaikan pekerjaan sulit dengan tepat dan cepat.
  4. Prestasi lebih penting daripada pahala material atau finansial.
  5. Mencapai tujuan atau tugas memberikan kepuasan pribadi lebih besar daripada menerima pujian atau pengakuan.
  6. Imbalan finansial dianggap sebagai ukuran keberhasilan, bukan tujuan itu sendiri.
  7. Keamanan bukanlah motivator utama, juga bukan status.
  8. Umpan balik sangat penting, karena memungkinkan pengukuran keberhasilan, bukan karena alasan pujian atau pengakuan (implikasinya di sini adalah bahwa umpan balik harus dapat diandalkan, dapat dihitung dan faktual).
  9. Orang-orang termotivasi berprestasi terus-menerus mencari perbaikan dan cara melakukan sesuatu dengan lebih baik.
  10. Adanya keterkaitan prestasi dengan perasaan positif dalam diri.