Jelaskan Pengertian Dari Konduksi

Advertisement

Pada kali ini kita akan menjelaskan pengertian dari  konduksi. Pernahkah anda melihat ibu menyetrika?, atau anda sendiri pernah melakukannya?. Mengapa pakaian kita menjadi panas ketika kita menyetrikanya? Ini disebabkan oleh panas ditransfer dari setrika panas ke pakaian kita ketika berhubungan satu sama lain. Bagaimana kita mempunyai listrik di rumah kita? Ini sebab arus listrik bergerak lewat kabel yang mengalirkan listrik. Bagaimana mungkin untuk mentransfer panas antara benda dan bagi kita untuk mempunyai listrik? Ini semua disebabkan proses yang begitu penting dinamkan konduksi.

Konduksi yaitu transfer energi dalam bentuk panas atau listrik dari satu atom ke atom lainnya di dalam benda dengan kontak langsung. Konduksi terjadi pada zat padat, cairan, dan gas. Tetapi, perpindahan energi solid paling efisien karena molekul dalam padatan paling padat, dan molekulnya saling berdekatan. Sementara untuk cairan dan gas, kepadatan partikel umumnya lebih rendah dari pada padatan dan partikelnya lebih jauh, sehingga perpindahan energi kurang efisien.

Ada dua jenis konduksi utama: Pertaman, Konduksi panas terjadi ketika molekul meningkat dalam suhu; Mereka bergetar, dan getaran dan gerakan ini melalui energi panas ke molekul sekitarnya. Sejumlah contoh konduksi panas secara tidak sengaja menyentuh panci panas, atau saat bantalan pemanas diterapkan pada Anda secara langsung dan menghangatkan otot Anda.

Kedua, Konduksi listrik terjadi sebab pergerakan partikel bermuatan listrik lewat media. Gerakan ini dapat membuahkan arus listrik, yang bisa dibawa oleh elektron atau ion. Contoh konduksi listrik yaitu sewaktu Anda secara tak sengaja terkena listrik ketika Anda menyentuh kawat hidup sebab tubuh Anda mengandung air, yang merupakan konduktor listrik. Contoh lainnya yaitu saat listrik melalui kabel, yaitu konduktor, jadi kita bisa nonton TV atau memakai komputer.

Jelaskan Pengertian Dari Konduksi

Secara umum, kalau sebuah benda menjadi konduktor panas yang baik, umumnya benda itu juga merupakan konduktor listrik yang baik. Bahan diklasifikasikan sebagai konduktor yang baik kalau memungkinkan aliran partikel bermuatan dan energi listrik untuk bebas melewatinya. Sejumlah contoh konduktor yang baik biasanya yaitu logam, seperti perak, tembaga, besi, dan aluminium. Tingkat konduktivitas mereka tak sama berdasarkan jenis logam. Logam biasanya menjadi konduktor yang baik sebab setidaknya satu elektron per atom bebas bergerak di antara atom dan mentransfer panas dan listrik. Dalam daftar yang telah kami sebutkan itu, perak biasanya menjadi konduktor terbaik.

Bahan nonmetalik, semisal air kotor, beton, dan grafit, juga konduktor. Air kotor, berlawanan dengan air murni, mempunyai ion yang bikin menjadi konduktor listrik yang baik. Beton masih berupa konduktor namun jauh lebih sedikit konduktif dibanding logam. Grafit yang nonmetal, masih bisa mengerjakan listrik sebab mempunyai elektron bebas yang dapat bergerak di dalam objek untuk mentransfer listrik antar atom.

Bahan lain, seperti karet, kayu, kaca, dan kapas kering, bukanlah konduktor yang baik sebab elektron dalam bahan ini tidak bisa bergerak dengan bebas. Oleh sebab itu, panas dan energi tak ditransfer secara efisien dalam material. Terkadang, kami memakai sarung tangan karet dengan kami dapat mencegah supaya tidak tersengat listrik. Saat kita menutup kabel, kita juga memakai tape elektrik, yang terbuat dari plastik, yang juga mana adalah konduktor yang buruk. Ini juga bakal bantu dalam mencegah sengatan listrik.

Artikel Terkait

Apakah yang Dimaksud Dengan Perubahan Kimia
Apa yang Dimaksud Dengan Hidrosfer
Apa yg di Maksud Pelapukan Kimia dan Sebutkan Contohnya
Berikan 4 Contoh Organisasi Pemerintahan

 Jadi Apa Itu Konduksi

  1. Konduksi : pengalihan energi berupa panas atau listrik dari satu atom ke atom lain pada suatu objek karena kontak langsung. Definisi populer Konduksi : Konduksi adalah perpindahan kalor melalui zat penghantar tanpa disertai perpindahan bagian-bagian zat itu. Perpindahan kalor dengan cara konduksi pada umumnya terjadi pada zat padat.
  2. Konduksi panas : terjadi ketika molekul bergetar karena kenaikan suhu, yang melewati energi panas ke molekul sekitarnya.
  3. Konduksi listrik : terjadi karena pergerakan partikel bermuatan listrik melalui media
  4. Konduktor yang baik : bahan yang memungkinkan aliran partikel bermuatan dan energi listrik untuk bebas melewatinya
Advertisement