Jelaskan Proses Terjadinya Siang dan Malam

Kali ini Sarana Bertanya akan coba jelaskan proses terjadinya siang dan malam. Pergantian siang dan malam pada siklus 24 jam dapat dijelaskan oleh fakta bahwa Bumi berubah dalam 24 jam. Dengan kata lain, sebuah titik yang diterangi pada saat tertentu oleh cahaya matahari akan semakin terbawa ke dalam bayang-bayang Bumi sebab rotasi bumi yang terus menerus pada dirinya sendiri. Setelah itu kemudian akan kembali ke area yang diterangi oleh Matahari. Dan begitu seterusnya.

Di musim panas di Prancis, hari-hari lebih panjang dari pada malam hari sebab belahan bumi utara, di mana disana anda bisa menemukan diri sendiri, cenderung dekat dengan Matahari. Durasi sinar matahari lebih lama di belahan bumi utara daripada di belahan bumi selatan selama bulan-bulan musim panas. Di musim dingin, justru sebaliknya. Belahan bumi selatan cenderung dekat Matahari dan belahan bumi utara yang mendapat manfaat dari sinar matahari yang lebih pendek. Hari-hari lebih pendek di musim dingin.

Jika sumbu rotasi Bumi tidak condong 23 derajat dari tegak lurus terhadap bidang revolusi Bumi mengelilingi Matahari, maka hari dan malam akan memiliki durasi 12 jam di mana-mana di Bumi (kecuali sangat dekat dengan kutub). Tapi karena sumbu rotasi bumi condong, durasi hari dan malam bervariasi sesuai posisi kita di Bumi. Di Kutub Utara, di musim panas, Matahari selalu berada di atas cakrawala dan terang di sepanjang musim panas sementara pada saat yang sama, di Kutub Selatan, Matahari tidak pernah terbit dan gelap selama semua musim dingin. Situasinya terbalik saat musim dingin di belahan bumi utara dan musim panas di belahan bumi bagian selatan.

Kita menghabiskan hidup kita dalam irama siang dan malam: Di pagi hari itu menjadi terang, kita bangun. Pada siang hari kita pergi ke sekolah atau bekerja, bertemu dengan teman, melakukan olahraga. Di malam hari hari jadi gelap, kita tidur. Keesokan paginya, proses yang sama dimulai lagi, hari demi hari, sepanjang hidup kita. Perubahan siang dan malam sangat jelas bagi kita sehingga pertanyaannya terdengar hampir mengejutkan: Mengapa ada siang dan malam?.

Jelaskan Proses Terjadinya Siang dan Malam

Sepintas, jawabannya cukup mudah: karena matahari terbit. Lalu dia berjalan di atas langit pada busurnya, akhirnya menghilang di balik cakrawala dan malam tiba. Orang mungkin berpikir, siang dan malam bergantian karena matahari sedang bergerak. Tapi kesan ini menipu: Tapi karena bumi berputar, matahari terlihat terus bergerak. Begitu bumi telah berputar pada porosnya sendiri, satu hari akan dilalui untuk kita selama 24 jam.

Kemana arah bumi berubah? Dari pesawat ruang angkasa, orang bisa langsung melihat bahwa bumi sedang menuju ke timur. Di permukaan bumi Anda harus berpikir dengan melihat matahari berasal dari timur pada pagi hari, sehingga kita dapat mengetahui bahwa Bumi berputar ke timur. Hal yang demikian ini pun mengartikan bahwa di ​​sebelah timur kita, matahari sudah bersinar. Jadi dimulai lebih awal di Timur – dan semakin cepat ke timur Anda pergi maka matahari terbit lebih cepat di daerah anda.

Artikel Terkait

bagaimana dampak pemanasan global bagi ekosistem laut
jelaskan dampak sosial dari pemanasan global
Sebutkan 3 Usaha Mengatasi Terjadinya Pemanasan Global
Dampak2 Perubahan Iklim Akibat Pemanasan Global

Terjadinya siang dan malam

Terjadinya siang dan malam dikarenakan oleh gerakan berputar Bumi pada porosnya selama mengorbit Matahari. Gerakan berputar Bumi pada porosnya ini dinamakanlah dengan rotasi Bumi, yang mana hal ini berdampak pada permukaan Bumi yang terkena sinar Matahari berubah bergantian sejalan dengan kecepatan Bumi berputar. Permukaan Bumi yang terkena sinar Matahari bakal mengalami keadaan terang atau siang dan sebaliknya, yang tidak terkena sinar Matahari akan mengalami keadaan gelap atau malam.