Sebutkan 3 Implikasi Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia

Sarana Bertanya pada kali ini akan sebutkan 3 implikasi globalisasi terhadap bangsa indonesia. Sebelumnya kita telah sama sama mengetahui penyebabnya, yang mana antara lain adalah ; Pertama, Lalu lintas inovasi. Transportasi dan kemajuan teknologi komunikasi, seperti penggunaan kontainer, pesawat jet, ponsel, internet, satelit komunikasi dan alat-alat lain untuk mempercepat pertukaran dan kerjasama dalam dunia informasi, tetapi juga untuk meningkatkan pertukaran sumber daya dan produk internasional.

Kedua, Perdagangan Internasional. Sumber daya alam dan kondisi budaya di berbagai belahan dunia berbeda, dan tingkat perkembangan ekonomi berbeda. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk pertukaran timbal balik melalui perdagangan, dan pertukaran internasional semakin dekat. Ketiga, Ekonomi dan organisasi perdagangan. Pembentukan organisasi ekonomi dan perdagangan regional dan global, membuat sumber daya, barang, jasa, personil, dll Tanpa batas sirkulasi, dan untuk dunia sebagai pasar, dan lebih untuk mempromosikan pembentukan globalisasi.

Ketiga, Negara-negara yang kuat mempengaruhi. Negara-negara kuat dapat menggunakan jaringan transportasi dan informasi mereka yang nyaman untuk memperluas pengaruh ekonomi, sosial, budaya dan politik mereka ke dunia secara lebih efektif, membuat dunia lebih konsisten dan membentuk fenomena global. Sementara itu, adapun untuk dampak negatifnya secara umum, antara lain:

Pertama, Dampak ekonomi. Aliran dana dari perusahaan internasional di komunitas internasional sering terjadi, yang mempengaruhi stabilitas ekonomi regional, seperti jatuhnya perusahaan-perusahaan Eropa yang memicu krisis keuangan Asia Timur. Kedua, Persaingan global. Globalisasi memungkinkan perusahaan menemukan lokasi biaya terendah di dunia, tetapi pada saat yang sama mereka juga menghadapi persaingan dari seluruh dunia.

Sebutkan 3 Implikasi Globalisasi Terhadap Bangsa Indonesia

Ketiga, Kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Tingkat level teknologi adalah alasan utama untuk kesenjangan yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin, dan negara-negara dengan standar teknologi rendah tidak memiliki daya saing untuk membuat perusahaan keluar dan menyebabkan sejumlah besar orang yang menganggur. Keempat, Menurunnya budaya. Globalisasi saat ini berpusat pada pemerintah perusahaan multinasional dan negara industri maju, dan menekankan pembentukan perdagangan bebas dan modal dunia, sehingga konsep “budaya nasional” akan dilemahkan. Juga akan ada banyak negara di mana pembangunan ekonomi berada pada posisi yang lebih tidak menguntungkan.

Kelima, Melemahnya negara. Kemajuan teknologi transportasi dan komunikasi telah membuat produk lebih garang di pasar internasional. Produsen harus mengembangkan keunggulannya masing-masing agar dapat bertahan hidup dan membentuk pembagian sistem kerja industri global, yang akan melemahkan kepentingan negara. Dampak negatif dari globalisasi tidak dapat diabaikan. Globalisasi telah meningkatkan risiko operasi ekonomi di berbagai negara, khususnya kedaulatan ekonomi dan keamanan ekonomi negara-negara berkembang dalam posisi yang lemah menghadapi tantangan baru.

Kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin melebar. Bahkan di negara-negara maju, karena penyesuaian dan perubahan dalam struktur ekonomi yang dibentuk oleh penggunaan teknologi baru dan tinggi, kepentingan sejumlah besar pekerja dan masyarakat umum juga telah hilang. Semua jenis proteksionisme perdagangan telah meningkat. Beberapa negara juga telah mengambil peluang globalisasi untuk memaksa negara lain untuk menerapkan nilai-nilai mereka sendiri, sistem ekonomi, dan sistem sosial. Jika masalah ini tidak terselesaikan, globalisasi tidak akan dapat berkembang secara sehat dan akan merugikan yang menjadi penyebab umum perdamaian dan pembangunan umat manusia.

Artikel Terkait

contoh dan pengaruh positif negatif globalisasi di bidang ekonomi
cara mengatasi dampak negatif globalisasi di bidang ekonomi
sebutkan 3 dampak negatif globalisasi di bidang teknologi
pengertian globalisasi dan dampak positif negatifnya

Implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara

Negara Indonesia sebagai bagian masyarakat global yang berideologikan Pancasila yang terbuka dan sistem politik, ekonomi, sosial-budaya, dan hankam yang dinamis, dalam melakukan pembangunan dari tahun ke tahun, telah rasakan efek dari perubahan-perubahan dunia yang cepat mendasar. Yang demikian ini pastinya akan bawa implikasi pada perencanaan dan pengelolaan pembangunan nasional secara keseluruhan dalam sejumlah bidang dan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun begitu, perubahan-perubahan itu sendiri bakal memberikan pengaruhnya pada perkembangan pada teknologi informasi dan komunikasi, ilmu pengetahuan, para cendekiawan dari berbagai disiplin ilmu, pelaku ekonomi dalam dunia usaha, ataupun perumus kebijakan di tingkat nasional. Seluruh perubahan-perubahan tersebut bakal berimplikasi pada hal-hal antara lain sebagai berikut :

  • Perumus kebijakan di tingkat nasional
  1. Peningkatan strategi dan langkah-langkah operasional untuk penciptaan iklim bagi dunia usaha, aparat birokrasi, perangkat hukum, infrastruktur
  2. penciptaan sumber daya manusia dan sebagainya yang terus kian meningkat efisiensi dan daya saingnya.
  • Pelaku ekonomi
  1. Diperlukan segala upaya dalam rangka pertahankan dan tingkatkan pasar bagi hasil produksi nasional, baik melalui perbaikan sistim perdagangan internasional dalam kerangka multilateral, regional, dan bilateral.
  • Pemerintah
  1. Pemerintah pusat maupun daerah diharapkan kian dapat memainkan peran sebagai fasilitator, pemberi dorongan dan bimbingan kepada para cendikiawan, tenaga ahli dari sejumlah disiplin ilmu serta dunia usaha untuk selalu dapat tingkatkan daya saing dalam skala nasional dan global.
  2. Kebijaksanaan deregulasi dan debirokratisasi mesti diteruskan, dengan tidak menghilangakan campur tangan yang dibutuhkan, terutamanya yang dapat berikan arah serta mendorong prakarsa, kreativitas dan partisipasi masyarakat.
  • Bagi dunia usaha
  1. Dituntut untuk lebih luwes, lebih sensitif pada tuntutan pasar dan lebih jeli dalam pelajari kesempatan kesempatan yang terbuka di pasar
  2. Terus dapat tingkatkan efisiensi dan daya saing perusahaannya.
  3. Khusus pada globalisasi ekonomi, menuntut kelincahan dunia usaha dalam keja sama antar para pelakunya dan dengan pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan nasional di pasar dunia.