Sebutkan 4 Ciri Ciri Negara Berkembang

Advertisement

Jumpa saat ini kita bakal coba sebutkan 4 ciri ciri negara berkembang dari banyak ciri cirinya itu. Negara-negara berkembang itu juga tergolong miskin. Menurut definisi, PDB dan Pendapatan Per Kapita pada tingkat rendah. Standar hidup umum orang-orang di negara-negara ini begitu lamban. Kemiskinan terlihat mengganggu setiap aspek kehidupan. Layanan kesehatan umum untuk orang tidak signifikan. Harapan hidup ketika lahirnya tidak melebihi 60 tahun. Sementara itu, dampak dari standar hidup rakyat negara-negara tersebut juga begitu rendah. Orang mengalami kesukaran dalam mengkonsumsi kebutuhan sehari-hari. Orang sukarĀ  sekali untuk dapatkan kalori harian minimal (2124 kalori) yang dibutuhkan. Hal ini bakal memiliki dampak yang tak baik untuk kesehatan.

Negara-negara berkembang khususnya bergantung pada pertanian. Walaupun bergantung pada pertanian, cuma sebagian kecil pendapatan nasional yang dikontribusikan oleh pertanian. Alasan utama untuk ini yaitu kurangnya kesempatan untuk bekerja dan tidak terdapatnya pembangunan di sektor industri. Berlawanan dengan ini di negara maju cuma sebagian kecil penduduk yang bergantung pada pertanian. Negara-negara berkembang cenderung kantongi tingkat pengangguran yang relatif tinggi, umumnya antara 9 persen dan 16 persen angkatan kerja. Yang demikian itu didampakkan oleh kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, sebagian besar penduduk tetap menganggur.

Persoalan pengangguran, semi-pengangguran dan pengangguran musiman yang biasa terjadi. Penyebab utama pengangguran ialah kurangnya kesempatan kerja alternatif di sektor lain selain pertanian. Semi-pengangguran dan pengangguran musiman muncul di sektor pertanian. Petani dipekerjakan cuma 3 atau 4 bulan setiap tahun sesudahnya mereka tetap menganggur. Pertanian juga tergantung pada musimnya. Sebab itu kalau curah hujan tepat waktu dan cukup maka petani akan memiliki pekerjaan untuk beberapa waktu saja. Sementara itu, jika dampak iklim merugikan, petani bakal menganggur untuk waktu yang lebih lama lagi.

Teknologi produksi didasarkan pada teknik tradisional di kebanyakan negara berkembang. Sedangkan untuk di negara maju meningkatkan tingkat produksi dengan penerapan teknologi baru dan perbaikan di negara-negara terbelakang barang diproduksi dengan teknologi lama. Dampaknya adalah produktivitas begitu rendah. Alasan utama untuk ini yaitu kurangnya modal, kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, dan lain-lain. Sebab tingkat kemiskinan yang tinggi, terdapat perkembangan minimal di lembaga keuangan dengan begitu orang tidak mempunyai kebiasaan menabung sehingga menghasilkan kapasitas simpan rendah.

Keseimbangan dalam perdagangan kerap tak seimbang di negara-negara berkembang. Ini sebab impor selalu lebih dari sekedar ekspor. Dampaknya, terdapat perdagangan yang tidak seimbang yang menghasilkan defisit neraca pembayaran. Negara-negara berkembang punya sistem ekonomi tradisional dan modern. Sistem ekonomi tradisional hadir di sektor pedesaan dan sistem ekonomi modern dipraktekkan di beberapa sektor perkotaan yang terbatas. Daerah pedesaan kurang mempunyai infrastruktur semisal transportasi, sekolah dan perguruan tinggi, fasilitas komunikasi, dll. Di sisi lain di daerah perkotaan terdapat fasilitas jalan dan transportasi, sekolah modern dan perguruan tinggi, komunikasi dan fasilitas modern. Karena ekonomi dualistik, masyarakat terbagi menjadi dua kelas yang berbeda yang bakal memperlambat pertumbuhan ekonomi bahkan lebih.

Sementara itu, sistem politik di kebanyakannya begitu tidak stabil dan mudah berubah. Politik patronase dan Nepotisme adalah tempat yang umum. Kebanyakan orang di negara-negara ini kurang punya kesadaran politik. Pemimpin dan pekerja partai termotivasi untuk mendapatkan pos yang berbeda dengan berbagai cara dan menggunakan pos tersebut sebagai tempat mendapatkan penghasilan.

Selanjutnya untuk di tingkat pertumbuhan, negara berkembang cenderung mempunyai tingkat kelahiran kasar yang rata-rata lebih dari dua kali lipat tingkat suku bunga di negara maju. Tingkat kelahiran kasar yang tinggi di negara berkembang cenderung berubah menjadi rasio ketergantungan tinggi. Karena itu berarti ada banyak anak muda berusia di bawah 15 tahun di negara berkembang. Usia kerja, umumnya diasumsikan 15 hingga 64, harus mendukung proporsi anak yang jauh lebih besar daripada angkatan kerja di negara-negara berkembang.

Artikel Terkait

Jelaskan Perbedaan Antara Hidroponik dan Aeroponik
Hubungan Antara Kelangkaan Dengan Permintaan dan Penawaran
Perbedaan Antara Mamalia dan Amfibi
Apa Perbedaan Hewan Reptil dan Mamalia

Ciri Ciri Negara Berkembang

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
  2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
  4. Pendapatan relatif rendah.
  5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
  6. Sifat penduduk kurang mandiri.
  7. Sangat tergantung pada alam.
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
  9. Angka harapan hidup rendah.
  10. Intensitas mobilitas rendah.
Advertisement