Sebutkan Contoh Bentuk Globalisasi Dalam Bidang Budaya

Jumpa kali ini kita akan sebutkan contoh bentuk globalisasi dalam bidang budaya. Globalisasi budaya, seperti globalisasi ekonomi, adalah tren perkembangan di dunia. Karena perkembangan teknologi komunikasi, komunikasi orang lebih mudah pertukaran antar budaya dihasilkan. Untuk mewujudkan kepentingan ekonomi mereka sendiri, orang perlu mengidentifikasi dengan budaya mereka sendiri.

Seperti KFC dan McDonald’s di Amerika Serikat, ketika orang-orang mengenali budaya makanan cepat saji Amerika, orang akan menerima makanan cepat saji Amerika, dan beberapa orang yang lebih tua tidak suka makanan cepat saji asing dan lebih memilih makanan tradisional. Budaya memainkan peran utama dalam ekonomi, dan ekonomi menyuntikkan dorongan baru ke dalam perkembangan Globalisasi budaya adalah hasil yang tak terelakkan dari ekspansi ekonomi.

Globalisasi budaya telah membawa banyak kejutan ke beberapa bahasa ibu dan telah menyebabkan bahasa yang terancam punah. Bahasa ibu tidak hanya dinyatakan sebagai bahasa yang diucapkan oleh seorang ibu kepada orang tertentu, tetapi juga bahasa nasional yang ia identifikasi. Pada bulan November 1999, UNESCO mengusulkan inisiatif pada Sidang Umum ke-30: mulai dari tahun 2000, 21 Februari setiap tahun adalah Hari Bahasa Ibu Internasional.

Tujuannya adalah untuk mempromosikan keragaman bahasa dan budaya serta multilingualisme.¬†Bahasa ibu adalah alat untuk interaksi etnis dan representasi budaya dan identitasnya. Kelangkaan bahasa ibu adalah fenomena global. Menurut statistik, di 6000 bahasa yang ada di dunia, ada sekitar 2.000 bahasa kata-kata tertulis, 96 persen dari pengguna akun hanya 4 persen dari bahasa penduduk dunia, lebih dari 1000 jenis bahasa yang terancam punah dan status terancam punah. Belum lama ini, Dr. Irina Bokova, Direktur Jenderal UNESCO, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memperhatikan bahasa yang terancam punah, melindungi bahasa dan keanekaragaman budaya, dan mempromosikan kesetaraan sosial dan pembangunan yang inklusif. Dia menunjukkan bahwa “keragaman bahasa adalah warisan bersama kita, itu juga merupakan warisan rapuh”.

Sebutkan Contoh Bentuk Globalisasi Dalam Bidang Budaya

Hubungan antara budaya dan bahasa terkait erat dan berbeda satu sama lain. Bahasa adalah bagian integral dari budaya dan itu adalah aspek budaya, bukan semuanya. Bahasa tidak dapat eksis secara independen dari budaya. Perkembangan budaya dapat mempromosikan perkembangan bahasa, sama halnya, pengembangan dan pengayaan bahasa juga merupakan prasyarat bagi pengembangan seluruh budaya.

Tidak ada keraguan bahwa aplikasi bahasa Inggris telah melanda dunia dan telah menjadi “Esperanto” yang sesungguhnya.¬†Internasionalisasi bahasa Inggris yang berkesinambungan pasti akan menghasilkan pelokalan bahasa Inggris yang cepat. “Singapura Inggris”, “Cina Inggris”, “Jepang Inggris” dan telah muncul, “English” juga telah dibagi oleh banyak ahli belajar bahasa Inggris, “Inggris adalah kekayaan umum dari semua penutur bahasa Inggris” mendapatkan konsensus rakyat.

Filipina, yang telah mempromosikan bahasa Inggris selama beberapa dekade, memperkenalkan kebijakan dwibahasa pada 8 Agustus 1993, yang menetapkan bahwa sekolah menggunakan dua bahasa untuk mengajar. Pendidikan berkualitas, sosiologi, seni, dll. Menggunakan Philipino untuk mempromosikan budaya negara dan mengekspresikan gaya hidup lokal. Bahasa Inggris digunakan untuk pengajaran sains alam dan pertukaran internasional. Namun, jika ini kasusnya, apakah itu benar-benar dapat mempertahankan tradisinya masih menjadi pertanyaan.

Di satu sisi, proses globalisasi budaya membawa serta berbagai kontradiksi dan konflik dalam perkembangan budaya nasional, di sisi lain, budaya nasional juga berintegrasi ke dalam proses globalisasi budaya, secara konstan memperbarui gaya budayanya sendiri, mewujudkan integrasi baru, dan budaya nasional dalam budaya. Pembaharuan dan integrasi yang dicapai dalam proses globalisasi adalah integrasi. Integrasi tidak berarti bahwa budaya nasional harus meninggalkan “kebangsaan” -nya sendiri dalam proses globalisasi budaya, tetapi sebaliknya harus mempromosikan kebangsaan (karakteristik) dalam pembangunan sistem globalisasi budaya baru dalam praktik budaya baru yang baru. “Cosmopolitan”. Dalam proses globalisasi budaya, kita harus menjaga budaya nasional, melawan “hegemonisme budaya” dan “kolonialisme budaya,” dan mencapai integrasi budaya yang adil dalam “bidang global”.

Artikel Terkait

Sebutkan 5 Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
cara mengatasi dampak negatif globalisasi di bidang ekonomi
sebutkan 3 dampak negatif globalisasi di bidang teknologi
dampak positif dan negatif globalisasi secara umum

Contoh Globalisasi Dalam Bidang Budaya

  1. Masuknya mode-mode luar negeri : Diantara contohnya yaitu masuknya mode-mode luar negeri ke tanah air. Bisa dilihat anak muda seperti dalam cara berpakaiannya ke barat baratan, atau ala Korea.
  2. Bahasa asing masuk dengan mudahnya, bahkan bahasa seperti Inggris menjadi bahasa kedua di berbagai negara.
  3. Menjamurnya gerai makanan barat di Indonesia seperti Mc Donal, KFC, Pizza hut, Starbuck, dll.
  4. Meningkatnya popularitas film-film Hollywood di dunia, Musik Musik Barat, atau Drama Korea di Indonesia
  5. Mulai adanya pertukaran budaya antar negara
  6. Banyaknya orang asing yang datang atau imigrasi
  7. Terkikisnya adat istiadat atau kebiasaan tradisional
  8. Hilangnya budaya budaya tradisional secara perlahan bahkan ada yang langka atau punah