Sebutkan Faktor Pendukung dan Penghambat Kerukunan Antar Umat Beragama

Kali ini kita akan coba sebutkan faktor pendukung dan penghambat kerukunan antar umat beragama. Kunci kerukunan antar agama dan pengurangan terorisme dan kekerasan dalam pendidikan yaitu pendidikan multikultural yang memicu tumbuhnya pluralisme. Pendidikan yang tepat bakal bisa ciptakan rasa hormat terhadap keragaman dan rasa solidaritas dengan seluruh dunia. Solusi berkelanjutan yaitu membuka diri untuk menghormati agama lain dan membiarkannya tumbuh di dunia yang mendorong nilai-nilai kemanusiaan semisal solidaritas dengan orang lain, kepercayaan dan kasih sayang.

Saat anak-anak mengerti akan nilai-nilai kemanusiaan merupakan bagian dari seluruh tradisi besar; Ketika mereka melihat umat manusia dari pengikut agama lain dan ketika anak-anak tahu bahwa terdapat orang menganut agama lain karena meyakini kebenarannya, pandangan singkat, yang merupakan akar terorisme, tidak bakal pernah bisa bertahan. Ketika kita menyadari bahwa tujuan setiap agama pada dasarnya adalah pencarian Kebenaran maka kita dapat menumbuhkan sikap terbuka dan saling toleransi daripada memaksakan keyakinan kita kepada orang lain secara paksa.

Melalui praktik agama yang benar, kita seharusnya tidak hanya mengembangkan harmoni antara agama dan bangsa, tapi juga harmoni atau keadaan damai di dalam diri kita dan secara bertahap merupakan harmoni atau pengalaman Keesaan dengan sesuatu yang lebih besar dari kita. Seiring dunia menjadi lebih saling berhubungan dan budaya, masyarakat dan agama semakin terjalin. Empat Langkah menuju Kerukunan Beragama yaitu rasa hormat, toleransi dan menghargai terhadap agama lain, dan beriman kepada agama sendiri. Ini adalah gagasan yang umum dan idealis, bahwa semua agama di dunia pada dasarnya mempraktikkan dan mengajarkan ajaran yang sama untuk kemajuan dunia.

Sebenarnya, ini merupakan bagian dari semangat yang memungkinkan dialog antaragama yang harmonis – ketika kita memilih untuk berfokus pada kesamaan belas kasih dan kebijaksanaan. Jika kita ingin bersikukuh pada perbedaan satu sama lain sebagai gantinya, akan ada konflik antaragama. Jika kita benar-benar ingin memahami secara mendalam berbagai agama, kita perlu tidak hanya melihat kesamaan, tapi juga untuk melihat perbedaannya. Namun, ini harus dilakukan untuk pemahaman dan penerimaan yang lebih besar, bukan untuk diperdebatkan.

Sebutkan Faktor Pendukung dan Penghambat Kerukunan Antar Umat Beragama

Masalah yang paling umum dalam dialog antaragama adalah ketidaksetujuan terhadap perspektif Kebenaran. Tapi perselisihan bukanlah masalah sebenarnya jika ada kesepakatan bersama untuk tidak setuju. Masalah sebenarnya timbul dari bersikeras kepada orang lain bahwa pandangan meremehkan seseorang terhadap agama mereka adalah benar, dan keyakinan bahwa agama mereka sendiri adalah satu-satunya yang benar yang layak untuk diikuti.

Adanya keragaman kepercayaan agama di dunia ini tentunya disebabkan adanya keragaman pola pikir. Bahkan dua orang yang sama agamanya bisa jadi memiliki pandangan yang sama sekali berbeda terhadap suatu persoalan. Kita perlu menghormati kenyataan dunia ini – sebelum berdebat mengenai realitas spiritual apapun. Jika tidak, tidak akan ada harmoni tapi hanya konflik. Tentunya, agama yang pro-konflik bukanlah yang kita butuhkan. Bagaimana jika itu merupakan ajaran sentral agamanya, yaitu tidak bisa setuju untuk tidak setuju dengan keyakinan orang lain? Syukurlah, tidak ada agama seperti itu dalam praktik hari ini, atau jawabannya akan ada kekacauan antar agama. Dengan semua agama yang mendukung perdamaian, ini menyiratkan bahwa mereka yang tidak dapat setuju akan harusnya saling bersikap toleransi, saling menghargai adanya perbedaan, mungkin orang tersebut tidak benar-benar menjadi religius.

Artikel Terkait

Sebutkan Ciri Ciri Kode Etik
Jelaskan Sisi Negatif dan Positif dari Suatu Konflik
Jelaskan Apa yang Dimaksud Dengan Stereotip
Bagaimana Sikap Anda Terhadap Orang yang Berbeda Pendapat

Faktor penghambat kerukunan antar umat beragama

  1. Kurangnya sikap toleransi terhadap agama atau kepercayaan orang lain bisa jadi penghambat kerukunan antar umat beragama.
  2. Fanatisme dangkal,sikap kurang bersahabat antar umat beragama
  3. Pengaburan nilai-nilai ajaran agama antara suatu agama dengan agama lain
  4. Munculnya berbagai sekte dan faham keagamaan kurangnya memahami ajaran agama dan peraturannya

Faktor pendukung kerukunan antar umat beragama

  1. Adanya sifat bangsa yang religius
  2. Toleransi, sehingga memberikan keamanan dan kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya
  3. Adanya nilai-nilai luhur budaya yang telah berakar dalam masyarakat misalnya gotong royong dan saling hormat menghormati.