Sebutkan Faktor Pendukung Kejayaan Kerajaan Mataram Kuno

Advertisement

Pastinya ada sejumlah faktor pendukung kejayaan kerajaan Mataram Kuno. Pada kali ini bakal kita sajikan apasajakah diantaranya itu, karena memang bila suatu kerajaan atau bentuk lainnya bisa memperoleh kejayaan maka tentunya ada yang menjadi faktor pendukungnya dalam meraih hal tersebut dari mulai lokasinya yang bagus atau strategis, tanahnya yang subur yang dapat ditanami berbagai tanaman yang menjadi kebutuhan pokok sampai jalinan politik yang baik dengan Negara atau kerajaan lainnya bisa menjadi faktornya. Lalu apa sajakah yang menjadi faktor kejayaan bagi kerajaan Mataram Kuno ini?, baca terus untuk mengetahuinya.

Kerajaan Mataram Kuno berlokasi tidak jauh dari sungai Bengawan Solo, yang mana ialah yang paling panjang di pulau Jawa sebagaimana asti kata itu sendirinya yakni sungai besar. Dimana waktu itu adalah pusat pelayaran dan perdagangan khususnya di Jawa Tengah. Oleh karena kondisinya yang demikian itu, maka perlahan namun pasti terus berkembang menjadi suatu perkampungan dan terus melesat hingga menjadi kerajaan.

Pekerjaan ekonomi yang paling utamanya yaitu tani, ternak, dagang dan menciptakan berbagai kerajinan. Aktivitas perdagangan dikerjakan dengan bergiliran menuruti hari pasaran Jawa. Berlokasinya di Jawa bagian tengah, dimana untuk wilayah itu begitu subur sebab tanahnya yang dikelilingi gunung berapi dan aliran sungai yang tak tersumbat menjadi lokasi yang baik untuk tani dan berternak, sehingga selanjutnya membawa kemajuan. Sementara untuk dagangan yang disajikannya itu berupa kapur barus, emas dan hal lainnya seperti halnya rempah rempah dan gading. Gaya hidup masyarakatnya telah cukup luas dengan dikerjakannya perdagangan dengan kerajaan lainnya dan bahkan hal itu bisa sampai keluar negeri.

Kejayaannya kerajaan ini telah terlihat sejak awalnya. Seluruhnya itu tidaklah terlepas pula dari jiwa kepemimpinan Sanjaya yang tentunya layak menjadi raja, yang bukanlah raja yang sembarangan yang hanya Cuma mau memuaskan nafsunya mendapatkan kekuasaan belaka, namun adalah raja yang juga paham akan isi dari kitab sucinya. Dia merupakan penganut Hindu Syiwa yang begitu taat. Sepanjang masa pemerintahannya itu, masyarakat menghasilkan komoditi pertanian berupa olahan padi yang dipakai untuk keperluan masyarakat yang ada didalam kerajaan maupun diluarnya. Raja sendiri tak pernah menanti untuk disuruh para Brahmana dalam mendirikan pura-pura sebagai tempat suci untuk beribadah.

Sebutkan Faktor Pendukung Kejayaan Kerajaan Mataram Kuno

Sementara itu, walaupun begitu pro perkembangan agamanya, tetapi Sanjaya pun adalah sosok raja yang bijak pula. Dimana dia telah mengambil pelajaran dari kerajaan Majapahit yang berhasil dalam terapkan sejarah bhinneka tunggal ika sesuai yang ada di kitab Negarakertagama. Dengan begitu, Ia pun juga telah jembatani masyarakat yang mengambil keyakinan agama lainnya, dimana kala itu, Cuma terdapat dua agama besar yang mempunyai banyak pengaruh pada kehidupan masyarakatnya, yaitu Hindu dan Buddha.

Sejumlah hal yang telah disebutkan itu menjadi faktor pendukungnya yang jelas. Namun agar semakin jelas lagi, maka akan kita susun kembali dibawah ini mengenai faktor yang menjadi pendukung kejayaannya. Ini dia;

Faktor Pendukung Kejayaan Mataram Kuno

  1. Lokasinya yang strategis, dimana berada di dekat sungai besar Bengawan Solo yang airnya tak terhambat dan menjadi pusat pelayaran dan perdagangan khusunya di jawa tengah
  2. Tanahnya yang subur, dimana dikelilingi oleh gunung berapi dan sungai yang airnya tak terhambat sehingga masyarakat bisa menanam tanaman kebutuhan pokok dengan baik dan juga berternak.
  3. Kegiatan ekonomi yang maju, dimana kegiatan ekonomi utamanya adalah bertani, berternak, berdagang, dan menjadi pengrajin.
  4. Hubungan politik yang baik dengan kerajaan lainnya, dimana hal itu terlihat dari dikerjakannya perdagangan dengan kerajaan lainnya dan bahkan hal itu bisa sampai keluar negeri.
  5. Mempunyai raja yang bijak
Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.