Sebutkan Usaha Umar bin Khattab Dalam Memperluas Wilayah Islam

Advertisement

Jumpa kali ini kita akan sebutkan usaha Umar bin Khattab dalam memperluas wilayah islam. Prestasi Umar ibn al-Khattab seluruhnya makin mengagumkan. Ia terlahir dari suku Bani ‘Adi, sepupu diantara suku Quraisy. Pada kata-katanya sendiri, saat sebelum dia terima Islam, dia ada di beberapa saat menjadi pedagang kecil serta penggembala yang kerapkali kehilangan domba-dombanya.

Dari permulaan yang simpel sebagaimana demikian itu, dia pun bangkit buat menjadikan satu suatu kerajaan yang jauh kian luas dari pada yang dipunyai Roma atau Persia serta melaksanakan penyusunan dengan kebijaksanaan. Sesudah dipilih jadi Khalifah, Umar ditempatkan pada kondisi geopolitik langsung di Asia Barat. Semenanjung Arab yaitu padang pasir yang luas, terkecuali untuk ujung barat daya dekat Najran serta Yaman, dimana hujan dibawa dari Samudra Hindia serta bikin daerah itu subur.

Di utara, luas hamparan pasir diikuti oleh Sungai Yordan, yang menjadi pemisah dari perbukitan Palestina serta Lebanon. Ke timur, perbatasannya diikuti oleh Efrat. Wilayah antara Sungai Eufrat serta Tigris dinamakan Jazira (pulau). Daerah ini, yang populer di jaman kuno yaitu Mesopotamia, dinamakan Irak Arab diawal masa Islam. Perairan ke-2 sungai mengalir pada wilayah ini serta membuatnya sebagai tempat lahirnya peradaban.

Di samping timur Sungai Tigris, daratan dengan bertahap naik ke dataran tinggi Persia yang menghadap ke jantung Farsi kuno. Beberapa orang Arab mengatakan wilayah ini Irak e Ajam serta itu termasuk juga wilayah berbahasa Farsi (Persia) Khuzistan, Hamadan, Fars, Persepolis, Isfahan, Azerbaijan, Khorasan, Makran serta Baluchistan. Kerajaan Persia serta Bizantium telah pegang keseimbangan kekuasaannya di lokasi itu dengan Sungai Efrat sebagai kesenjangan historis antara lokasi efek semasing. Persia juga mengatur Yaman serta lokasi di selama Laut Merah di utara ke Mekkah serta Madinah.

Sebutkan Usaha Umar bin Khattab Dalam Memperluas Wilayah Islam

Datangnya Islam serta penyatuan orang-orang Arab merubah keseimbangan kekuasaan ini. Itu adalah kondisi yg tidak dapat diabaikan oleh Byzantium ataupun Persia. Khosroe, kaisar Persia, tertulis sempat memberikan perintah serangan ke Madinah. Bizantium sudah melakukan peyerangan di perbatasan utara serta sudah menewaskan jenderal Muslim Zaid bin Haris (632). Pertikaian perbatasan sudah diawali pada saat Kekhalifahan Abu Bakar pada ke-2 negara Islam yang baru lahir serta dua negara adidaya.

Dari orang Muslim, ini didorong oleh rasa misi yang ditumbuhkan oleh Islam. Itu persoalan iman. Iman ini yang mengajarkan mereka kalau manusia diciptakan dalam kebebasan serta cuma tergantung pada transendensi Tuhan. Peradaban Islam yaitu Tuhan yang berpusat serta misinya yaitu untuk membuat alur Ilahi diatas bumi ini. Dari perspektif ini, tiap-tiap system sosial atau politik yang memaksakan kepatuhan pada penguasa lalim atau kekaisaran yang menindas mengurangi transendensi ini serta layak ditantang.

Saat Umar jadi Khalifah, kampanye di Suriah senantiasa berjalan. Peperangan Yarmuk (636) sudah hancurkan resistensi Bizantium namun Palestina belum juga tenang. Umar memerintahkan Amr bin al As buat meneruskan dari Yarmuk ke Yerusalem. Lantaran perlawanan tak ada harapan, Patriark Yerusalem mengijabkan kunci ke kota seandainya Khalifah sendiri berkunjung buat terima mereka. Saat Khalifah mendengar hal semacam ini, ia menunjuk Ali ibn Abu Talib jadi Khalifah yang melakukan tindakan serta pergi ke utara dari Madinah. Umar ibn al Khattab saat ini merupakan Khalifah semua Arab serta lokasi sekelilingnya. Dia dapat melancong jadi penakluk dalam kemegahan serta kemewahan. Tapi dia, bagai beberapa sahabat yang lain, sudah terima pelatihannya dari Nabi Muhammad.

Buat mereka merupakan kerajaan surga serta tidak dari bumi ini. Mereka memegang kunci buat harta dunia namun cuma untuk yang dipercaya jadi hamba Tuhan. Umar melaksanakan perjalanan ke utara berkendara seekor unta dengan satu orang petugas, bergiliran dengannya buat menungganginya. Saat dia telah dekat ke Yerusalem, petugas itu ada diatas unta serta Khalifah jalan di sebelahnya. Beberapa penguasa Yerusalem berfikir kalau penunggangnya merupakan Khalifah serta orang yang jalan kaki, dalam bajunya yang ditambal, yaitu hamba.

Mereka menawarkan pengabadian pada pengendara. Saat beberapa komandan Muslim menyongsong khalifah yang sebenarnya, beberapa penguasa Yerusalem merasakan heran serta membungkuk dengan terpesona. Beberapa penguasa Yerusalem berfikir kalau penunggangnya yaitu Khalifah serta orang yang jalan kaki, dalam bajunya yang ditambal, yaitu hamba.

Usaha Dalam Memperluas Wilayah Islam

Dalam waktu 10 tahun masa kepemimpinannya tak sedikit upaya yang telah dikerjakannya dalam dalam memperluas wilayah islam dan kejayaan islam, seperti halnya dari Syiria hingga Mesir. Perluasan wilayah ini menjadi penanda terdapatnya perkembangan itu, umat islam bisa memperluas wilayah kekuasaan dalam upaya penyebaran ajaran islam. Wilayah-wilayah yang menjadi sasaran perluasan dan dakwah islam adalah sebagai berikut:

  1. penaklukan syiria dan palestina
  2. penaklukan irak dan Persia
  3. penaklukan mesir
  4. pembagian daerah kekuasaan
Advertisement